Warga Gorontalo Utara deklarasi masyarakat cinta laut

Gorontalo – Warga di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, menggelar deklarasi masyarakat cinta laut, dipusatkan di Desa Tolinggula Pantai, Kecamatan Tolinggula.

Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, di Gorontalo, Jumat, mengatakan, deklarasi tersebut merupakan komitmen untuk mencegah kegiatan destruktif yang ada di wilayah pesisir dan laut.

Bupati menilai, selama ini, aksi perusakan tersebut sering dilakukan oknum tak bertanggungjawab untuk keuntungan pribadi tanpa mempertimbangkan keberlanjutan pemanfaatan sumber daya pesisir dan laut yang ada di daerah ini.

Maka pemerintah menggelar deklarasi tersebut dilakukan bersama masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.

“Kami menggelar bersamaan pada kegiatan Motabi Kambungu (kunjungan ke desa) di Kecamatan Tolinggula,” katanya.

Ia mengatakan, Gerakan Masyarakat Cinta Laut ini digagas untuk menjawab persoalan-persoalan perusakan yang selama ini terjadi.

“Selama ini pemerintah daerah terus berupaya menyelesaikan persoalan kegiatan destruktif yang ada di wilayah pesisir dan laut. Kami tidak tinggal diam walaupun secara kewenangan pengelolaan laut ada di wilayah provinsi. Olehnya kami mengambil peran untuk memberdayakan masyarakat agar lebih cinta terhadap sumberdaya pesisir dan laut,” katanya pula.

Harapan terbesarnya, yaitu dengan munculnya kecintaan tersebut maka kegiatan perusakan yang selama ini masih terjadi dapat diminimalisir atau pun sama sekali tidak terjadi lagi.

Bupati Thariq juga menyampaikan bahwa sumberdaya yang ada dan dimanfaatkan, merupakan titipan dari anak cucu kita.

Sehingga mulai saat ini, kita ganti jargon-jargon bahwa sumber daya merupakan warisan untuk anak cucu dengan menjadi titipan dari anak cucu kita.

Jadi seberapa besar kita memanfaatkan sumber daya yang ada, maka sebesar itu juga sumber daya yang harus kita kembalikan ke anak cucu.

“Namanya juga titipan, maka harus kita kembalikan. Sebab barang titipan ketika kita kembalikan harus melebihi apa yang telah dititipkan ke kita sebagai tanda terima kasih. Jadi filosofi kita, bukan hanya menjaga namun wajib merehabilitasi sumber daya yang terdegradasi untuk dikembalikan ke generasi selanjutnya,” tambahnya.

Pembacaan deklarasi atau ikrar bersama untuk mendukung dan melaksanakan kegiatan Gerakan Masyarakat Cinta Laut, dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi.

“Jangan jadikan deklarasi ini sekadar seremoni semata. Saya mengharap tanggung jawab kita bersama untuk menjaga sumber daya laut dan pesisir yang kita miliki,” imbuhnya. (Ant)