Wabup Gorontalo: Data Sektoral Merupakan Salah Satu Aspek Penting Untuk Pembangunan

Gorontalo, sahabatrakyat.com – Wakil Bupati (Wabup) Gorontalo Hendra Hemeto mengatakan data sektoral merupakan salah satu aspek penting dalam perencanaan pembangunan, perumusan kebijakan, program serta pengukuran capaian kinerja pembangunan daerah.

“Sehingga untuk menyinergikan perencanaan pembangunan antar sektor, menetapkan sasaran, target dan prioritas pembangunan, serta memaksimalkan manfaat yang diterima masyarakat, maka diperlukan tata kelola dan penyelenggaraan data statistik,” ujarnya di Gorontalo, Rabu.

Ia menjelaskan tata kelola dan penyelenggaraan data statistik yang dimaksud untuk memaksimalkan ketersediaan, kualitas dan kemudahan dalam mengakses data.

Menurutnya, era otonomi yang berimplikasi pada giat masing-masing daerah, memacu kemandirian melalui pembangunan berdampak pada munculnya kebutuhan akan informasi statistik atau data yang akurat sebagai dasar perumusan Kebijakan di setiap sektor pembangunan.

“Baik dari segi perencanaan hingga evaluasi pelaksanaan pembangunan oleh pemerintah daerah, sehingga data sektoral yang berbasis elektronik ini akan dibuatkan regulasi daerah dalam hal pemanfaatan datanya,” jelasnya.

Diharapkan data sektoral tersebut dijadikan suatu dasar yang kuat dalam hal perencanaan seperti penyusunan RPJMDes, RKPDes, pelaksanaan MusrenbangDes, Musrenbang Kecamatan, Musrenbang Kabupaten sampai dengan penyusunan dokumen Perencanaan Daerah seperti RPJMDes, RKPDes dan Renja OPD, sehingga dalam hal penentuan lokus program kegiatan OPD tepat sasaran.

“Dari Penyelenggaraan Satu Data Indonesia sesuai dengan amanat Perpres Nomor 39 Tahun 2019, Kabupaten Gorontalo akan menerapkan penyelenggaraan satu Data Kabupaten Gorontalo. Saya berharap Dinas Komunikasi dan Informatika dapat menjadi ujung tombak dalam hal penguatan statistik di Kabupaten Gorontalo,” kata dia.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Gorontalo Haris S Tome mengatakan, pihaknya melakukan bimbingan teknis bagi seluruh aparat desa dan sekretaris kecamatan dalam pengelolaan data sektoral.

“Kami sangat berharap, ini menjadi momen untuk menambah ilmu teman-teman pengelola data. Sehingga data yang ada di desa bisa tertata dengan baik, dengan memanfaatkan perkembangan IT saat ini,” katanya. (Ant)