Gorontalo – Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim, Jumat, mengatakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Kabupaten Bone Bolango sudah mencapai 47 persen untuk realisasi fisik.
Menurutnya, ia telah meninjau langsung pembangunan PLTMH yang terletak di di Desa Poduwoma, Kecamatan Suwawa Timur itu.
“Targetnya PLTMH bisa beroperasi tahun ini untuk memasok kebutuhan listrik di daerah ini,” katanya di Gorontalo
PLTMH memanfaatkan arus Sungai Bone dengan kapasitas listrik yang dihasilkan sebesar 9,9 megawatt.
Pembangkit digerakkan oleh dua turbin yang masing-masing memiliki kapasitas 4,5 megawatt.
PLTMH memiliki panjangan bendungan 107 meter dengan ketinggian 26,5 meter.
Wagub menambahkan, akhir tahun 2019 ketersediaan listrik di Gorontalo sebesar 260 Megawatt Volt Ampere (MVA) dengan beban puncak 98,8 MVA atau surplus sebesar 161 MVA.
Berdasarkan data Kementerian PPN/Bappenas pada tahun 2020, rasio elektrifikasi di Provinsi Gorontalo saat ini sudah mencapai 99,9 persen.
Rasio tersebut lebih tinggi dari nasional sebesar 98,93 persen.
Sedangkan desa berlistrik yang di Gorontalo sudah mencapai 100 persen dan untuk nasional baru 98,48 persen.
“Kebutuhan listrik akan terus meningkat, sehingga pemda berkewajiban untuk terus menambah pembangkit listrik baru,” ujarnya. (Ant)











