Ketua TP PKK Gorontalo: Stunting dapat ditanggulangi tiga cara

Gorontalo – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo Gamaria Monoarfa mengatakan stunting pada anak dapat ditanggulangi dengan tiga cara.

Ketiga cara tersebut diadopsi dari seorang ahli nutrisi Profesor Damayant, yakni pemantauan status gizi yang benar dengan cara menimbang anak, katanya di Gorontalo, Minggu.

Cara kedua yakni melaksanakan tata laksana rujukan berjenjang dimulai dari posyandu, puskesmas dan RSUD.

“Cara ketiga, kita harus mengintervensi gizi dengan edukasi pola makan berbasis protein hewani agar tumbuh kembang anak menjadi optimal,” katanya.

Menurutnya angka stunting umumnya sulit diturunkan, karena tidak hanya terkait dengan faktor kesehatan tetapi juga mencakup masalah lain diantaranya kemiskinan, pendidikan, dan perilaku.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Yana Yanti Suleman mengatakan, pihaknya telah melakukan survey di Kabupaten Gorontalo Utara untuk menentukan lokasi pilot project percepatan penurunan stunting.

“Kami memilih Gorontalo Utara sebagai pilot projectnya, karena berdasarkan data terbaru angka prevalensi stunting di wilayah ini paling tinggi,” katanya.

Stunting merupakan kondisi gagal pertumbuhan pada anak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama, sehingga tubuhnya lebih pendek dari anak normal seusianya dan memiliki keterlambatan dalam berpikir.

Kekurangan gizi dalam waktu lama itu terjadi sejak janin dalam kandungan, sampai awal kehidupan anak atau 1000 hari pertama kelahiran.

Penyebabnya dapat berupa rendahnya akses terhadap makanan bergizi, rendahnya asupan vitamin dan mineral, dan buruknya keragaman pangan dan sumber protein hewani. (Ant)